Surat kedua
Tentang memberi hadiah yang tidak bisa dipajang
Untuk kamu yang sedang memilih hadiah,
Memberi hadiah yang hanya bisa dinikmati berdua itu indah, tapi juga sedikit berisiko. Hadiah yang salah waktu bisa terdengar seperti tuntutan, bukan undangan. Karena itu, izinkan kami berbagi beberapa hal yang kami pelajari dari ribuan kotak yang sudah kami bungkus.
Pilih yang mengundang, bukan yang menuntut
Hadiah pertama sebaiknya dari babak pertama atau kedua: minyak pijat, lilin, kartu percakapan. Barang-barang ini mengatakan "aku ingin lebih dekat denganmu" — bukan "aku ingin kamu melakukan sesuatu".
Berikan di saat yang tenang
Bukan di depan keluarga, bukan di tengah makan malam ulang tahun di restoran. Waktu terbaik adalah saat hanya ada kalian berdua dan tidak ada yang sedang terburu-buru. Itulah alasan kami menyediakan pilihan tanggal antar.
Hadiah yang baik mengatakan "aku ingin lebih dekat denganmu", bukan "aku ingin kamu melakukan sesuatu".
Tulis kartunya sendiri
Kami menyediakan ruang untuk pesan di setiap hadiah. Tulislah dengan kata-kata sendiri, sependek apa pun. "Untuk malam-malam kita yang pelan" jauh lebih berarti daripada kutipan indah yang disalin dari internet.
- Sebut kenangan kecil yang hanya kalian berdua tahu.
- Jangan menjelaskan isi kotaknya di kartu.
- Beri pilihan: "Kita buka kapan kamu mau saja."